Jumaat, 24 Oktober 2014

HIJRAH

Alhamdulillah.. Syukur....
Tahun baharu telah tiba
datang bersama sinar harapan
mengarap penghijrahan
suatu azam yang kudus
untuk memperbaiki kealpaan diri


Semalam yang berlalu
usah ditangisi
segala suka duka
kau lalui
anggaplah semuanya
ujian Illahi
untuk menghapus segala dosa

Moga hijrah tahun ini
membawa seribu erti
buatku insani
yang penuh mengharap
rahmat dan petunjuk-Mu
menuju syurga

Insya-Allah..

Jumaat, 17 Oktober 2014

BERSYUKURLAH

Hidup ini memerlukan pengorbanan
kita tak akan dapat sepenuhnya
apa yang dihajatkan
namun usah berduka
Tuhan lebih mengetahui
apa yang terbaik untuk kita

segalanya telah tertulis sejak azali
namun begitu percayalah
Allah maha adil
Tiada orang yang tidak mendapat rahmat-Nya

bersyukurlah dengan kurniaan
redhalah dengan kehidupan ini
Pasti hidup kita akan bahagia
walaupun pelbagai ujian dan dugaan melanda

usah kecewa usah berkelana
segalanya hanya sementara
tabahkan hati bina kesabaran
bertawakallah
sesungguhnya Allah menjanjikan
nikmat yang lebih baik untuk kita


Rabu, 15 Oktober 2014

BUAT RENUNGAN

Apabila kita senang, kawan-kawan akan mengenali kita
                 
                             NAMUN

Apabila kita susah, kita akan mengenali kawan-kawan


                             INGATLAH

ibu bapa akan sentiasa di sisi kita walau ketika susah mahu pun ketika senang

                               JUSTERU

Hargailah dan sayangilah mereka

SUARA HATI

Tersentuh hati ini
berderai air mata
tanpa disedari
tika azan dilaungkan ke telingamu
Seolah tergambar saat pertama
kau dilahirkan ke dunia
suatu ketika dahulu

sayu hati ini
masih tergambar saat itu
pabila terdengar suara
tangis seorang bayi
yang saban hari dinanti
setelah sembilan purnama

kalau bisa ku putar dunia
kembali ke saat itu
pasti tak akan ku izinkan
segalanya berlaku

akan ku dakapmu sepanjang waktu
tak akan ku alpa mendidikmu
agar kau tak tersilap langkah
dalam meniti usia remaja

namun apakan daya
sudah suratan segala
moga kau tegar
menempuhi pancaroba
tabahlah wahai sang puteri
walau apapun terjadi
bonda sentiasa di sisi



Selasa, 14 Oktober 2014

RODA KEHIDUPAN

Semalam yang cerah
Tak mungkin selamanya
segala bisa berubah
walaupun tanpa rela

hakikatnya
hanya keimanan dan kesabaran
yang mampu membuahkan
kekuatan dan ketabahan
dalam menempuhi
ujian dan dugaan

begitulah roda kehidupan
lumrah dunia
ada masa di atas
ada ketika di bawah
suka duka silih berganti

namun
percayalah pada qada dan qadar Ilahi
pasti ada hikmah tersembunyi
itu tandanya
Allah masih menyayangi









Ahad, 12 Oktober 2014

BERBAKTI SEBELUM AYAH PERGI


Kepada anak-anak yang masih punya bapa, hargailah dia sewajarnya. Sebesar mana pun kelemahan dan kekurangannya, lebih besar lagi jasa dan budinya. Dialah yang Allah pilih untuk menjadi ayah kita. Pilihan Allah tidak akan pernah salah. Dia yang terbaik untuk kita dan kita yang terbaik untuknya.
Sekalipun pahit yang diberi ayah, pahit itu hakikatnya adalah ubat yang merawat. Sekalipun pedih, itu bukan tanda benci. Itu kerana ayah punya cara tersendiri dalam mendidik dan menyayangi kita. Bahagianya sering tidak diucapkan dengan kata-kata, malah pujiannya jarang diluahkan kepada kita. Wahai anak, bersyukurlah kepada Allah dengan mengasihi dan berbuat baik kepada ayahmu selagi ayah masih ada.


BUATMU IBU - Aeman


Ibu bergenang air mataku
Terbayang wajahmu yang redup sayu
Kudusnya kasih yang engkau hamparkan
Bagaikan laut yang tak bertepian

Biarpun kepahitan telah engkau rasakan
Tak pula kau merasa jemu
Mengasuh dan mendidik kami semua anakmu
Dari kecil hingga dewasa

Hidupmu kau korbankan
Biarpun dirimu yang telah terkorban
Tak dapat kubalasi akan semua ini
Semoga Tuhan memberkati kehidupanmu ibu

Ibu kau ampunilah dosaku
Andainya pernah menghiris hatimu
Restumu yang amatlah aku harapkan
Kerana disitu letak syurgaku

Tabahnya melayani kenakalan anakmu
Mengajarku erti kesabaran
Kau bagai pelita di kala aku kegelapan
Menyuluh jalan kehidupan

Kasihanilah Tuhan ibu yang telah melahirkan diriku
Bagaikan kasih ibu sewaktu kecilku
Moga bahgia ibu di dunia dan di akhirat sana...

Kasih sayangmu sungguh bernilai
Itulah harta yang engkau berikan
Ibu... dengarlah rintih hatiku untukmu ibu


PUTERAKU

Puteraku
Betapa syahdunya
Menanti saat kelahiranmu
Kau pelengkap kebahagiaan
Kau penyambung kemesraan

Akan ku tatangmu segenap waktu
Agar tiada cacat celamu
Dalam meniti usia
Kedewasaanmu

Kini..
Kau seorang putera
Gagah berani, baik budi pekerti
Menjadi dambaan insani
Kau kebanggaan kami

Harapan kian menggunung
Moga kau mencapai impian
Umpama putera mahkota bijak laksana
Memerintah indera kayangan
Menjadi igauan sang puteri
Walau di mana pergi

SANG PUTERI

Sejak sebutir zarah lagi
Kau ku dambakan
Kau lambang kasih sayang sejati
Wahai puteriku
Takkan ku biarkan
Walau ribut melanda
Biar ku menggadai nyawa
Demi dirimu Sang Puteri

Tiada yang lebih bermakna
Melihat gelak tawamu saban hari
Takkan ku izinkan
Walau setitis air mata menitis
Demi kasihku Sang Puteri

Betapa bahagia duniawi
Terpancar sinar matamu
Terserlah ayu wajahmu
Kau kian dewasa
Kepintaranmu menjadi sebutan
Keperibadianmu menjadi idola
Bertuahnya Sang Puteri

Kini..
Harapan kian menggunung
Mengharap Sang Puteri
Terus berdiri megah
Di atas takhta selamanya


PASRAH

Dulu, kini dan selamanya
bisakah ku gilap segala
mengharap tiada yang pudar
agar terus bergemerlapan
bak bintang di langit

namun panas tidak sampai ke petang
harapan tinggal harapan
impian hancur berkecai
umpama kaca terhempas ke lantai
musnah segalanya

bisakah ku tangisi
agar detik berputar kembali
namun ku pasrah
biar air mata darah sekali pun
segalanya takkan bisa
menongkah arus

hanya kepada-Mu
ku serah segala
beriku sebuah kesempatan
moga ada sinar menanti
sebelum segalanya pergi
hanya Engkau yang mengetahui
tika bila diri ini diuji





ONLINE SBP

Alhamdulillah.. hari ni dapat menyiapkan online SBP bersama-sama anak didik 6 Terbilang.  Semoga kalian berjaya mendapat 5A dan mendapat tempat di SBP. InsyaAllah..

Sabtu, 11 Oktober 2014

SI JANTUNG HATI

Tawa ria kalian
menjadi pengubat rindu
pabila tiada di sisi
seolah hidup tanpa erti

Terngiang-ngiang senda gurau kalian
kian menggamit igauan
walau terpisah beribu batu
kalian tetap dekat di hati



























RUTIN 6 TERBIILANG

Anak-anak didik 6 Terbilang sentiasa rajin menjalankan tanggungjawab mereka dengan dedikasi.  Tahniah!














JASAMU DIKENANG

AJK Pemuafakatan Tahun 6 bertungkus-lumus menyediakan makanan untuk murid-murid kelas tambahan. Terima kasih, hanya Allah yang dapat membalas budi kalian.  Moga anak-anak akan lebih bersemangat lagi.