Sejak sebutir zarah lagi
Kau ku dambakan
Kau lambang kasih sayang sejati
Wahai puteriku
Takkan ku biarkan
Walau ribut melanda
Biar ku menggadai nyawa
Demi dirimu Sang Puteri
Tiada yang lebih bermakna
Melihat gelak tawamu saban hari
Takkan ku izinkan
Walau setitis air mata menitis
Demi kasihku Sang Puteri
Betapa bahagia duniawi
Terpancar sinar matamu
Terserlah ayu wajahmu
Kau kian dewasa
Kepintaranmu menjadi sebutan
Keperibadianmu menjadi idola
Bertuahnya Sang Puteri
Kini..
Harapan kian menggunung
Mengharap Sang Puteri
Terus berdiri megah
Di atas takhta selamanya
Tiada ulasan:
Catat Ulasan