Tersentuh hati ini
berderai air mata
tanpa disedari
tika azan dilaungkan ke telingamu
Seolah tergambar saat pertama
kau dilahirkan ke dunia
suatu ketika dahulu
sayu hati ini
masih tergambar saat itu
pabila terdengar suara
tangis seorang bayi
yang saban hari dinanti
setelah sembilan purnama
kalau bisa ku putar dunia
kembali ke saat itu
pasti tak akan ku izinkan
segalanya berlaku
akan ku dakapmu sepanjang waktu
tak akan ku alpa mendidikmu
agar kau tak tersilap langkah
dalam meniti usia remaja
namun apakan daya
sudah suratan segala
moga kau tegar
menempuhi pancaroba
tabahlah wahai sang puteri
walau apapun terjadi
bonda sentiasa di sisi
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Tiada ulasan:
Catat Ulasan